BEM FKM UJ 2012-2013

my litle family.

Public Health

Prevent, Promote, Protect.

PBL 2013

Pengalaman Belajar Lapangan Kelompok 2 di desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember.

Studi Banding 2013

Studi banding ke UGM bersama UKKI ASH SHIHAH.

UPGRADE Skill

Forum Membahas Izin Operasional Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Jember.

Thursday, 29 May 2014

Cara Membuat Lampu Botol Tenaga Matahari



Berikut ini adalah langkah ataupun cara membuat lampu dari botol bekas untuk cahaya dalam ruangan pada siang hari. Lampu botol bekas ini akan memantulkan cahaya matahari pada siang hari tanpa menghidupkan listrik untuk penerangan dalam ruangan. Cocok digunakan untuk ruangan dapur, kamar mandi, serta ruangan yang kurang cahaya.

01: Tutor by Ganda Manurung
Cara Membuat Lampu Botol Tenaga Matahari
Bahan :
1. Botol kemasan air minum berwarna bening;
2. Sealant (perekat berbahan silikon);
3. Bahan penambal seng;
4. Cairan pemutih pakaian;

Langkah kerja;
1. Buatlah lubang melingkar di bagian tengah dari potongan seng dengan ukuran jari-jari 1 cm lebih kecil dari jari-jari botol mineral yang akan digunakan. Posisi tengah lubang dapat dipilih tepat di bagian punggung seng atau di bagian parit seng.
2. Kemudian buat potongan sepanjang 1 cm, sejajar jari-jari lubang, melingkar sepanjang lingkar luar lubang dengan jarak antar potongan 1 sampai 2 cm;
3. Bengkokkan tiap potongan ke arah atas, kemudian beri perekat sealant (berbahan silikon) sepanjang sisi bagian dalam lingkar lubang;
4. Masukan botol ke lubang setelah selant mengering, dengan posisi kepala botol dibagian atas, 2/3 bagian botol berada di bawah seng dan 1/3 bagian berada di bagian atas seng;
5. Kemudian rekatkan dan tutup celah antara dinding botol dan seng dengan menggunakan sealant. Akan lebih baik jika dilapisi lagi dengan sejenis bahan penambal atap atau pelapis atap untuk lebih memastikan tidak ada kebocoran atau celah yang terbuka;
6. Isi botol dengan air jernih hingga penuh dan dicampur dengan satu tutup botol cairan pemutih pakaian;
7. Tutup kembali botol dengan memberi sealant pada bagian dalam dan luar tutup botol;
8. Kemudian lubangi seng atap bangunan pada posisi yang direncanakan. Ukuran lubang tepat seukuran dengan lingkar botol;
9. Berikan sealant pada sekeliling lubang, dan setelah kering pasangkan botol dengan mencocokkan jalur air pada seng atap dengan potongan seng yang menempel pada botol;
10. Tutup celah antara potongan seng dengan seng atap dengan bahan penambal atap agar tidak terjadi kebocoran sewaktu hujan.
sekian dulu terimakasih..

Wednesday, 28 May 2014

Ciri-Ciri Wanita yang Sudah Tidak Perawan (99% Akurat)


iniitukah.blogspot.sg – Sesuai judul diatas, disini telah dirangkum bagaimana mengetahui ciri atau tanda wanita yang sudah tidak perawan. Ada banyak cara yang mudah sekali Anda praktekan guna menebak bahwa wanita masih perawan atau tidak. Apa saja? Silahkan simak ciri-cirinya sebagai berikut :
1. DILIHAT DARI CARANYA BERJALAN
Saat Anda berjumpa dengan wanita, perhatikan:
Jika wanita tersebut berjalan sambil menggendong anaknya, berarti wanita itu SUDAH TIDAK PERAWAN!
2. SAAT MENYATAKAN CINTA
Nah jika Anda baru saja ngomong cinta kepada seorang wanita, tunggu beberapa hari dan lihat reaksinya. Jika ternyata ada seseorang datang ke rumah Anda dan mengacungkan golok, terus teriak marah2 sambil berkata:
“Kutu Kampret Berani ya Loe nembak bini gue”!
Nah itu artinya cewek tersebut sudah punya suami, 100% akurat dan bisa di pastikan kalau wanita itu sudah tidak perawan lagi.
*Ingat, jauhi wanita seperti itu kalau Anda tidak mau babak belur dipukulin sama suaminya.
3. DILIHAT DARI BENTUK TUBUHNYA
Jika perutnya terlihat mendadak buncit dalam beberapa bulan, jelas sekali wahai saudara, kalau wanita itu sudah TIDAK PERAWAN lagi.
5. DILIHAT DARI LEHERNYA
Kalau yang satu ini, kita harus teliti memperhatikan leher wanita sebelum dijadikan pacar,siapa tau wanita itu sudah tidak perawan lagi.
Jika terdapat tonjolan pada leher bagian depan wanita itu, berarti wanita itu tidak perawan karena bisa dipastikan dia bukan wanita, tapi WARIA.
6. DILIHAT DARI DADANYA
Dada seorang wanita sangat menentukan kalau dia masih perawan atau tidak. Dan dibutuhkan nyali besar untuk melakukannya.
Jika dada wanita kita pegang terasa agak keras dan berbulu, bisa dipastikan dia tidak perawan. Karena dia bukan wanita, melainkan LAKI-LAKI (Perjaka).
7. DILIHAT DARI NAMANYA
Kalau ada seorang wanita yang bernama Gadis, maka cepat nikahi wanita itu. Rugi banget kalau sampe diduluin orang, kan enak tuh kalau kita nanti sudah tua, istri kita nanti masih disebut Gadis.
8. DILIHAT DARI CARA DIA MEMBACA
Karena begitu seriusnya membaca postingan tentang ciri-ciri wanita yang sudah tidak perawan lagi, dia baru sadar kalau nomor 4 ternyata tidak ada.
9. DILIHAT DARI CARA DIA KALAU SUDAH MEMBACA
Sadar kalau nomor 4 tidak ada, dia langsung kembali lihat keatas dan berkata:
“Oh iya nomor 4 tidak ada…”
Note: Artikel ini hanya untuk keperluan hiburan semata. Dilarang keras untuk mempraktekannya tanpa di dampingi oleh ahlinya. Semoga Humor tentang Ciri-Ciri Wanita yang Sudah Tidak Perawan (99% Akurat) bisa menghibur Anda yang sedang galau.

Monday, 26 May 2014

Lagu Tema Piala Dunia 2014 Dihujani Kecaman

SANTIAGO, KOMPAS.com - Piala Dunia 2014 tinggal hitungan hari. Namun, lagu tema ajang empat tahunan ini masih dipersoalkan. FIFA dinilai telah salah memilih lagu tema.

FIFA sudah merilis "We Are One (Ole Ola)" dari Pitbull sebagai lagu resmi Piala Dunia 2014. Namun, para penggemar sepak bola Brasil lebih menyukai Shakira, penyanyi lagu tema Piala Dunia 2010.

Kefrustasian para penggemar tersebut membanjiri Twitter, dengan hashtag #VoltaWakaWaka. Waka Waka merupakan lagu tema Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Menjawab kefrustasian para penggemar, Shakira sudah merilis lagu dengan tema sepak bola berjudul "Dare (La La La)". Dalam video klip resminya, tampil pemain-pemain bola, antara lain Lionel Messi, Neymar, dan Gerard Pique.

Meskipun penyanyi Brasil Claudia Leitte juga tampil dalam lagu tema resmi FIFA untuk Piala Dunia 2014, sejumlah kritikus mempertanyakan alasan rapper Kuba Pitbull dan penyanyi kelahiran Puerto Rico Jennifer Lopez dipilih membawakan lagu tema ini, mengingat Brasil memiliki sederetan musisi besar.

Para pengecam lagu tema pilihan FIFA itu pun mengeluhkan terlalu banyaknya bahasa Inggris dan Spanyol dalam lirik tembang tersebut, dengan hanya beberapa detik di bagian akhir lagu diberikan kepada Leitte menyanyi di negara asalnya, Portugal.

"Apa yang saya tak suka, (lagu resmi) itu lemah, kusam, dan generik tema pop. Ini memalukan, mengingat tradisi musik Brasil yang kaya, yang dikagumi dunia," tulis Gaia Passarelli, jurnalis musik Brasil dan mantan VJ untuk MTV Brasil.

"Pada akhirnya, kita kehilangan kesempatan untuk menampilkan sesuatu yang kaya, mencerahkan, dan indah. Saya merasakan 'saudades' untuk (lagu) Shakira," kata Passarelli.

"Saudades" adalah bahasa Portugis, yang kira-kira berarti kerinduan mendalam.

Soal lagu pilihan FIFA, Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke mengatakan, "Dalam kunjungan saya banyak ke negara, saya mendengar banyak tentang tradisi musik Brasil yang besar dan itu membuat saya sangat gembira melihat seniman Brasil ada di jantung lagu ini," kata dia saat peluncuran lagu tema tersebut pada awal tahun ini.

Dalam lagu tema yang dibawakan Pitbull dan kawan-kawan tersebut, beragam ikon Brasil terlihat. Di dalamnya ada patung Kristus Penebus di Rio serta pemain bola Brasil. Namun, para kritikus pun mengecam penggambaran stereotip Brasil di lagu itu, seperti anak-anak yang bertelanjang kaki dan semi telanjang, serta perempuan penari samba.

"Tradisi" lagu resmi FIFA untuk Piala Dunia dimulai pada Piala Dunia 1966 Inggris. Sejak saat itu, beragam lagu tema sudah berdengung seiring ajang itu.

Di antara lagu tema yang cukup dikenang adalah "un'estate italiana" oleh Edoardo Bennato dan Gianna Nannini untuk Piala Dunia 1990 Italia dan "La Copa de la Vida" oleh Ricky Martin untuk Piala Dunia 1998 Perancis.

Namun, kritikus musik lain Brasil mengakui bahwa hampir di semua lagu tema Piala Dunia, unsur lokal terlucuti.

"Entah itu di Afrika Selatan, Jerman, atau Jepang-Korea, unsur musik lokal hanya digunakan sebagai bumbu dengan porsi sangat sedikit," kata Leonardo Martinelli.

Bila Jokowi Jadi Presiden, Tiga Pesawat Tanpa Awak Mondar-mandir Tiap Hari

BANJARMASIN, KOMPAS.com Bakal calon presiden Joko Widodo mengatakan akan ada tiga pesawat tanpa awak yang mondar-mandir di seluruh Indonesia jika dia terpilih menjadi presiden. Untuk apa pesawat-pesawat tersebut?

"Bisa untuk macam-macam. Bisa untuk back up keamanan, bisa melihat illegal fishing, illegal logging, kejahatan tambang juga bisa dilihat," ujar Jokowi di redaksi Banjarmasin Post, Minggu (25/5/2014).

"Zaman sekarang itu harusnya apa-apa mudah ya. Jangan dipersulit. Nanti jika ada masalah di satu daerah, pusat kirim orang untuk ninjau. Nanti pas pulang lagi masalahnya udah ndak kelihatan," kata Jokowi.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Jokowi mengatakan ada kerugian 7,2 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 80 triliun dari sektor tambang saja. Dia menyebutkan, sumber kerugian itu adalah kegiatan penambangan liar.

Jokowi berkeyakinan bila manajemen kontrol modern diterapkan, negara akan bisa mencegah beragam kebobolan semacam itu

Sunday, 18 May 2014

Blok Bedul, Wisata Mangrove di Banyuwangi

TAMAN Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur menyimpan beragam obyek wisata. Meskipun wisatawan harus melalui jalan "kurang bersahabat" saat memasuki kawasan hutan, namun keasrian dan keindahan alamnya begitu menarik dan layak menjadi tujuan wisata di akhir pekan.

Salah satunya adalah hutan bakau atau mangrove di Blok Bedul yang kini menjadi tujuan wisata mangrove. Lokasinya berada di Dusun Blok Solo, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo.

Suasana alam di hutan mangrove Blok Bedul benar-benar asri, karena berada dalam Taman Nasional Alas Purwo. Hutan mangrove tumbuh lebat di sepanjang kawasan di mana oleh warga setempat dinamakan Segara Anakan, merupakan muara sungai yang mengalir ke Samudera Hindia.

Luas hutan mangrove sekitar 1.200 hektar yang membentang sejauh 18 kilometer. Dinamakan Bedul, karena di sepanjang Segara Anakan banyak ditemukan ikan bedul yakni ikan yang memiliki sirip di punggungnya. Ikan ini sering dijadikan lauk sehari-hari oleh masyarakat sekitar.

Jumat (2/5/2014) lalu, Kompas Travel diundang Raja Wisata, biro perjalanan wisata mengunjungi Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur. Salah satu obyek wisata yang dikunjungi adalah Hutan Mangrove Blok Bedul.

Kami memasuki Blok Bedul dari Taman Nasional Alas Purwo, tepatnya melalui Resort Grajagan. Untuk menyeberangi Segara Anakan, tersedia alat transportasi yakni dua perahu yang dijadikan satu. Beratapkan terpal dan kursi kayu diatur rapi dan sanggup menampung sebanyak 10-15 penumpang. Oleh masyarakat setempat, perahu ini dinamakan gondang gandung. Tarif perahu sebesar Rp 200.000. Itu sudah termasuk perjalanan menyusuri Segara Anakan sampai kembali ke tempat semula.

Tidak sampai 10 menit menyeberang dari Resort Grajagan menuju ke seberang dermaga sepanjang 225 meter. Berhubung hari masih siang dan perut sudah keroncongan, kami pun memutuskan untuk makan siang di warung yang ada di Blok Bedul. Menikmati air kelapa muda di Warung Bu Sri di tengah terik matahari yang menyengat sungguh nikmat. Tanpa terasa ikan bakar yang baru matang disertai nasi hangat itu pun langsung ludes.

Setelah matahari agak condong ke barat, petualangan menyusuri Segara Anakan dimulai. Matahari mulai bersahabat. Perjalanan dengan gondang gandung dilanjutkan menyusuri hutan mangrove di sore itu.

Perjalanan begitu menyenangkan. Air begitu tenang. Suara mesin gondang-gandung mengiringi perjalanan sepanjang Segara Anakan. Burung bangau dengan angkuh bertengger di tiang-tiang sepanjang hutan bakau dekat dengan jaring nelayan untuk mencuri ikan yang terjerat jaring nelayan.

Selain burung bangau, di kawasan yang terdiri dari 27 jenis mangrove ini juga ditemukan burung elang, kera, biawak, serta pada bulan-bulan tertentu wisatawan dapat menjumpai burung migran dari Australia yang singgah di sini.

Sungai Kere

Menyusuri Segara Anakan yang lebar, nakhoda perahu akan mengajak wisatawan memasuki sungai yang agak sempit. Ini dinamakan Sungai Kere. Semakin masuk ke dalam, alur sungai makin mengecil dan terlihat dangkal. Pohon mangrove semakin lebat dan hampir menyentuh perahu. Air terlihat berwarna kecokelatan namun bersih dari sampah.

Suasana menjadi kian hening saat mesin perahu dimatikan. Sunyi dan sepi. Hanya suara serangga yang terdengar. Begitu alami. Resapilah benar-benar suasana sunyi ini yang mungkin sulit ditemukan di tempat lain.

Di Sungai Kere wisatawan akan melihat gubuk-gubuk nelayan yang berada di pinggir hutan bakau. Inilah tempat para nelayan beristirahat. Perahu-perahu nelayan ditambat di tepi sungai.

Sekitar 30 menit, kami berada di Sungai Kere untuk menikmati kesunyian di tengah hutan mangrove Banyuwangi. Tak lama kemudian mesin perahu dihidupkan dan kami meninggalkan Sungai Kere untuk kembali menyusuri Segara Anakan dan perahu mengarah ke Resort Grajagan. Sang Surya pun perlahan-lahan mulai turun di ufuk barat mengakhiri perjalanan kami berwisata ke hutan Mangrove Blok Bedul...